Sejarah dan Perkembangan Apel Malang

Apel berada di Indonesia sekitar tahun 1930-an dibawa orang Belanda dari Australia. Tempat apel pertama kali ditanam di Indonesia ternyata bukan di Malang tetapi Nongkojajar yang masuk wilayah Pasuruan, Jawa Timur. (Sariagri/Faisal)
Apel berada di Indonesia sekitar tahun 1930-an dibawa orang Belanda dari Australia. Tempat apel pertama kali ditanam di Indonesia ternyata bukan di Malang tetapi Nongkojajar yang masuk wilayah Pasuruan, Jawa Timur. (Sariagri/Faisal)

Editor: Rharya Saputra - Sabtu, 8 Oktober 2022 | 14:01 WIB

SariAgri - Malang akrab dengan sebutan Kota Apel. Menariknya, apel bukan buah asli kota di Jawa Timur itu bahkan Indonesia.

Apel merupakan keturunan pohon berjenis malus sieversii alias apel liar dari kawasan Asia Tengah. Wilayah yang dijangkau sekitar Kazakhstan, Kirgizstan, Tajikistan dan Xinjiang yang kini masuk wilayah Tiongkok.

Apel berada di Indonesia sekitar tahun 1930-an dibawa orang Belanda dari Australia. Tempat apel pertama kali ditanam di Indonesia ternyata bukan di Malang tetapi Nongkojajar yang masuk wilayah Pasuruan, Jawa Timur. Sejak saat itulah, apel banyak dibudidayakan.

Sejak 1960-an, apel semakin mudah ditemui di sana dan sejumlah dataran tinggi Jawa Timur lainnya. Perkebunan apel terus berkembang sejak 1950-an di Batu.
Karena itulah Malang mendapat julukan Kota Apel.

Baca Juga: Pemerintah Bakal Bagikan Kompor Listrik Gratis, Apa Saja Isinya?
5 Daerah Penghasil Jahe Terbanyak di Indonesia